Pep Guardiola mengakui bahwa persaingan perebutan gelar Premier League musim ini semakin sulit seiring menguatnya Arsenal. Jelang laga penting melawan Brighton, pelatih Manchester City itu menilai situasi klasemen membuat setiap pertandingan kini terasa seperti final.

Manchester City baru saja ditahan imbang oleh Sunderland dan Chelsea dalam dua pekan terakhir. Hasil tersebut membuat The Citizens tertinggal enam poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen, sementara keunggulan mereka atas Aston Villa hanya ditentukan selisih gol.
Pertandingan melawan Brighton menjadi krusial untuk menjaga peluang juara tetap terbuka. Kemenangan akan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi tiga poin, sekaligus memberi tekanan psikologis sebelum The Gunners menghadapi Liverpool.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Krisis Lini Belakang Jadi Tantangan Besar Guardiola
Masalah terbesar Manchester City jelang laga ini adalah krisis pemain bertahan. Guardiola mengonfirmasi beberapa nama penting dipastikan absen, yang jelas memengaruhi keseimbangan tim. Ruben Dias harus menepi selama empat hingga enam minggu akibat cedera hamstring.
John Stones juga belum siap kembali bermain, sementara Josko Gvardiol dipastikan absen dalam jangka waktu lama. Situasi ini memaksa Guardiola berpikir ekstra keras dalam menyusun lini belakang yang solid.
Di sisi lain, kabar baik datang dari Nathan Ake yang sudah kembali pulih. Selain itu, Max Alleyne juga kembali dari masa peminjamannya di Watford. Guardiola menegaskan bahwa kondisi sulit seperti ini harus dihadapi dengan solusi internal yang tersedia.
Baca Juga: Mohamed Salah Ditawarkan ke Real Madrid Tapi Transfernya Gagal
Brighton Datang dengan Peluang, City Wajib Menang

Brighton bukan lawan yang bisa diremehkan, meskipun mereka kebobolan setidaknya dua gol dalam tiga laga tandang terakhir. Gaya bermain menyerang The Seagulls berpotensi merepotkan pertahanan City yang sedang pincang.
Guardiola menyadari bahwa timnya harus tampil lebih disiplin, terutama dalam bertahan. Ia menekankan pentingnya fokus dan organisasi permainan untuk meredam ancaman Brighton sejak menit awal.
Bagi City, laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Kemenangan akan menjadi suntikan moral penting setelah beberapa hasil kurang maksimal, sekaligus menjaga momentum di tengah tekanan dari Arsenal dan Aston Villa.
Arsenal Diakui Semakin Kuat, City Tetap Waspada
Saat ditanya soal kekuatan Arsenal musim ini, Guardiola tidak ragu memberikan pujian. Ia menilai tim asuhan Mikel Arteta terus berkembang dalam dua hingga tiga musim terakhir dan kini tampil semakin matang.
Menurut Guardiola, konsistensi Arsenal menjadi faktor utama yang membuat mereka layak berada di puncak klasemen. Hal tersebut menjadi tantangan nyata bagi City yang terbiasa mendominasi liga dalam beberapa musim terakhir.
Mengenai kemungkinan belanja pemain di bursa transfer, Guardiola memberi sinyal bahwa City tidak akan melakukan perekrutan besar-besaran. Ia menegaskan klub akan tetap selektif dan realistis, sambil berusaha memaksimalkan skuad yang ada untuk mengejar Arsenal hingga akhir musim. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballpredictionstips.net.
