Gelandang Ruben Loftus-Cheek akan absen sekitar delapan minggu setelah menjalani operasi pada rahangnya yang patah, menyusul benturan keras dengan kiper Edoardo Corvi saat AC Milan kalah 1-0 dari Parma. Insiden ini terjadi dalam laga liga pada hari Minggu, ketika Loftus-Cheek bertabrakan di area penalti dan langsung mengalami cedera serius pada wajahnya.

Setelah kejadian, Loftus-Cheek mendapat perawatan medis di lapangan sebelum ditandu keluar dengan penyangga leher dan kepala. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk tindakan lebih lanjut. AC Milan memastikan bahwa operasi untuk menstabilkan patah tulang rahang berjalan lancar, dan pemain berusia 30 tahun itu kini dalam kondisi baik.
Dalam pernyataan klub, AC Milan menyebut perkiraan waktu pemulihan Loftus-Cheek sekitar delapan minggu. Hal ini membuatnya akan absen di sejumlah pertandingan penting tim selama fase krusial musim ini.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dukungan dan Respon Loftus-Cheek
Melalui akun Instagram-nya, Loftus-Cheek membagikan kondisi cedera yang dialaminya, termasuk gigi yang patah dan rahang yang retak. Ia menulis, “Ini pukulan berat, tetapi yang terburuk telah berlalu,” menegaskan semangatnya tetap tinggi meski menghadapi cedera serius.
Loftus-Cheek juga mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang menangani cederanya dengan profesionalisme dan perhatian. Ia menambahkan apresiasi kepada penggemar AC Milan yang memberikan dukungan moral, serta rekan-rekannya di tim. Pesan ini menunjukkan sisi profesional dan kepedulian Loftus-Cheek terhadap timnya.
Dukungan dari lingkungan sekitarnya menjadi energi positif bagi Loftus-Cheek dalam proses pemulihan. Ini diyakini akan membantu dirinya kembali lebih cepat dan siap bermain di level kompetitif.
Baca Juga: Rumor Transfer: Inter Milan Membidik Weston McKennie dari Juventus
Karier dan Kontribusi di AC Milan

Sejak bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2023, Loftus-Cheek telah tampil sebanyak 23 kali di liga, mencetak tiga gol. Gelandang Inggris ini menunjukkan peran penting dalam lini tengah Rossoneri, baik dari sisi bertahan maupun menyerang.
Kehadirannya dalam tim membuat AC Milan memiliki opsi kreatif di lini tengah. Absennya Loftus-Cheek akan menjadi tantangan bagi pelatih untuk menjaga keseimbangan tim. Lalu terutama saat menghadapi pertandingan-pertandingan penting di Serie A dan kompetisi Eropa.
Meskipun cedera menghalangi sementara performanya, pengalaman Loftus-Cheek akan tetap menjadi aset tim begitu ia kembali.
Harapan untuk Tim Nasional Inggris
Selain kontribusi di AC Milan, Loftus-Cheek juga berharap dapat masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada bulan Juni. Ia kembali ke tim nasional untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, saat masuk sebagai pengganti dalam kemenangan 3-0 atas Wales pada pertandingan persahabatan Oktober lalu.
Kondisi fisik dan pemulihan yang baik menjadi kunci bagi Loftus-Cheek untuk dapat bersaing memperebutkan tempat di tim Inggris. Dukungan dari klub dan penggemar diharapkan membantunya kembali ke performa terbaik sebelum turnamen internasional bergengsi tersebut.
Dengan semangat dan fokus tinggi, Loftus-Cheek optimistis bisa bangkit dari cedera dan kembali memberikan kontribusi penting bagi AC Milan dan tim nasional Inggris. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballpredictionstips.net.
