Legenda Liverpool Ungkap Perasaan Asli Tentang Raheem Sterling

Bagikan

Raheem Sterling resmi meninggalkan Chelsea pada akhir Januari dan memutuskan melanjutkan kariernya di Belanda bersama Feyenoord. Pemain berusia 31 tahun ini memilih klub Belanda untuk kembali menemukan kesenangan bermain sepak bola setelah 14 tahun berkecimpung di Premier League. Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, menyebut Sterling ingin menikmati permainan lagi dan menutup babak baru dengan penuh motivasi.

Legenda Liverpool Ungkap Perasaan Asli Tentang Raheem Sterling

Keputusan ini menandai akhir perjalanan panjang Sterling di Inggris, di mana ia sempat membela Liverpool dan Manchester City. Meski sukses besar dan meraih banyak trofi, perjalanan kariernya tidak selalu mulus, termasuk meninggalkan beberapa kenangan pahit di Liverpool. Kini, babak baru di Eredivisie akan menjadi kesempatan bagi Sterling untuk menunjukkan kualitasnya dengan suasana berbeda.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Bergabungnya Sterling di tengah musim 2025/2026 juga memberi dampak positif bagi Feyenoord, yang kini mendapatkan pemain berpengalaman di level top Eropa. Kehadiran Sterling diharapkan tidak hanya meningkatkan performa tim, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemain muda klub Belanda tersebut.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Awal Karier Sterling di Liverpool

Sterling bergabung dengan Liverpool dari akademi Queens Park Rangers pada Februari 2010 dengan biaya awal 450 ribu poundsterling. Nilai tersebut bisa meningkat hingga 2 juta poundsterling tergantung jumlah penampilan di tim utama. Ia melakukan debut pada 24 Maret 2012 menghadapi Wigan Athletic, menjadi pemain termuda ketiga yang tampil untuk Liverpool pada usia 17 tahun 107 hari.

Selama tiga musim di tim utama, Sterling menunjukkan kualitas luar biasa dan menjadi salah satu pemain kunci Liverpool. Kecepatan, dribel, dan insting mencetak golnya membuatnya cepat dikenal publik sepak bola Inggris. Namun, meski performanya mentereng, tidak semua rekan senior menyukainya, terutama karena beberapa keputusan kontroversialnya di kemudian hari.

Kepindahan Sterling ke Manchester City pada 2015 menjadi salah satu titik kritis yang memengaruhi hubungan dengan rekan dan penggemar Liverpool. Meski dianggap bakat luar biasa, beberapa legenda klub tetap menyimpan rasa kecewa atas langkahnya yang cepat pindah ke rival.

Baca Juga: Masa Depan Antonio Rudiger di Real Madrid Masih Menggantung

Kuyt Akui Tidak Terlalu Menyukai Sterling

https://footballpredictionstips.net/wp-content/uploads/2026/02/Legenda-Liverpool-Ungkap-Perasaan-Asli-Tentang-Raheem-Sterling.png

Dirk Kuyt, legenda Liverpool yang kini menangani FC Dordrecht, mengaku tidak sepenuhnya menyukai Sterling meski mengakui bakat luar biasa winger tersebut. Kuyt menjelaskan, ketidaksukaannya terkait keputusan Sterling hengkang ke Manchester City pada 2015, yang dianggap mempercepat perpecahan dengan Liverpool.

“Dia adalah pemain fantastis dengan catatan luar biasa di Inggris. Namun, saya tidak terlalu menyukainya karena ia pindah begitu cepat ke rival besar,” kata Kuyt. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meski kekaguman terhadap kemampuan profesional Sterling tetap ada, sisi emosional dan loyalitas menjadi faktor penting bagi rekan-rekannya di Liverpool.

Kuyt menambahkan bahwa hubungan profesional mereka sempat baik saat Sterling masih remaja, tapi kepindahan kontroversial itu meninggalkan luka tersendiri. Hal ini mencerminkan bagaimana keputusan transfer dapat memengaruhi persepsi personal di dunia sepak bola.

Warisan Sterling dan Babak Baru di Belanda

Transfer Sterling ke Manchester City pada 2015 sempat membakar jembatan dengan Liverpool. Ia menolak perpanjangan kontrak dan akhirnya hengkang setelah negosiasi panjang. Namun, kariernya di City tergolong gemilang dengan empat gelar Premier League dan total sepuluh trofi utama, menjadikannya salah satu winger terbaik Inggris saat itu.

Kini di Feyenoord, Sterling menghadapi tantangan baru dan peluang berbeda. Babak baru ini akan menjadi momen refleksi dan kesempatan bagi Sterling untuk menikmati sepak bola tanpa tekanan tinggi di Premier League. Kehadirannya di Belanda diharapkan memberi dampak positif bagi tim dan menjadi inspirasi bagi pemain muda.

Meskipun kisah pindahnya dari Liverpool ke City tetap membekas dalam memori fans Inggris, Sterling kini fokus membangun babak baru yang menyenangkan dan produktif di Eredivisie. Perjalanan panjangnya menunjukkan bagaimana seorang pemain bisa tetap dihormati atas kualitasnya meski kontroversi masa lalu tetap membayang. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballpredictionstips.net.